Self Development: Mengasah Kemampuan Diri Lebih Baik

Hai Sobat Puspa! Jumpa lagi dengan saya Rico, masih ingat dong. Kali ini, aku pengen ajak Sobat Puspa nih dalam mengembangkan diri Sobat Puspa atau bahasa kecenya itu self-development. Pernah gak sih Sobat Puspa itu berpikiran bagaimana sih caranya dalam mengembangkan diri Sobat supaya lebih baik? Lihat orang lain yang punya skill keren pasti iri, benar, 'kan? Nah, daripada iri mendingan Sobat Puspa mengembangkan diri lebih baik lagi. Mau tahu gimana caranya supaya mengembangkan diri dengan baik? Simak langkah-langkah berikut ya Sobat Puspa! Swipe left!


1. Mengembangkan hobi

Tentu tak ada lagi hal yang menyenangkan selain terbenam dalam hobi dan aktivitas yang kita sukai. Memiliki hobi dan mengembangkannya membantu kita untuk mengekspresikan emosi sekaligus memberi motivasi untuk mengembangkan skill sebagai bentuk self-improvement. 


2. Membuat tujuan-tujuan yang realistis

Membuat target atau tujuan merupakan bentuk self-improvement. Buat tujuan yang hendak dicapai agar kita bersemangat dalam menjalani hidup. Salah satu hal yang membuat kita bersemangat dalam menjalani hidup adalah goals dan tujuan-tujuan yang kita rancang. Memiliki tujuan spesifik pun membuat kita merasa berprestasi tiap kali suatu goal telah dicapai. 


3. Menguatkan growth mindset

Growth mindset merujuk pada keyakinan bahwa kita selalu mampu untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri. Pola pikir growth mindset tersebut bisa dikuatkan dengan mengantisipasi tantangan-tantangan yang berisiko muncul kapan pun. Artinya, saat merancang tujuan, pastikan Anda juga memikirkan risiko rintangan yang senantiasa mengintai di perjalanan.


4. Melihat kegagalan dari perspektif yang berbeda

Ingat bahwa kegagalan bisa terjadi karena banyak faktor yang berkontribusi. Hindari perilaku menyalahkan diri sendiri saat gagal dan mencoba melihatnya dari perspektif yang berbeda. Misalnya, gagal mendapatkan suatu pekerjaan bisa dilihat bahwa ada kesempatan yang lebih baik tengah menanti. 


5. Belajar menerima umpan balik dari orang lain

Umpan balik atau feedback dari orang lain bermanfaat bagi diri Anda karena Anda bisa mendapatkan masukan yang positif sekaligus membangun (konstruktif). Umpan balik yang positif dapat dijadikan penyemangat agar Anda semakin terpacu meraih cita-cita. Sementara itu, umpan balik yang konstruktif dapat dijadikan acuan untuk memperbaiki diri dan self-improvement. 


6. Berbuat baik

Salah satu cara mengoptimalkan self-improvement adalah dengan berbuat baik. Berdonasi dapat meningkatkan kepekaan dan empati yang Anda miliki. Melakukan kebaikan untuk orang lain tak hanya bermanfaat untuk orang yang menerima kebaikan Anda. Anda sebagai pemberi pun akan mendapatkan manfaat yang tak ternilai harganya.


7. Belajar membuat to do list

Langkah self-improvement ini terdengar sederhana. Namun, dampaknya sangat besar untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas Anda. Membuat daftar rencana dapat memindahkan “kekhawatiran” Anda terkait tugas dan deadline yang menumpuk ke selembar kertas atau layar laptop. Dengan begitu, pikiran Anda akan lebih tenang dan tidak lagi memikirkan hal-hal yang hanya membuat stres.

Referensi: sehatq.com


Penulis: Rico Fernando

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Self Development

Benarkah Gen Z Dikenal Sebagai Generasi Strawberry?

Mental Ilness